Tampilkan postingan dengan label Oneiros. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oneiros. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2016

[5_DOMBA] KUNJUNGAN MUSEUM


oleh : hewan


Ringkasan cerita sebelumnya:


Para reverier dihadapkan pada kenyataan memuakkan, yaitu semesta asal mereka jadi taruhan dalam setiap pertarungan di Alam Mimpi. Dan dari 32 reverier yang tersisa untuk bertempur di babak kedua, setengahnya akan tersingkir. Itu berarti akan ada 16 semesta yang terserap ke Alam Mimpi pada akhir babak tersebut atas kuasa Sang Kehendak. Semesta itu akan lenyap dari asalnya, berganti menjadi wilayah mimpi yang terdistorsi di Alam Mimpi.

Pernah Zainurma mengatakan pada mereka untuk bertahan dan terus menang, serta bertambah kuat. Kalau ada harapan untuk impian diri mereka dan impian semesta mereka, maka itu hanya bisa diraih dengan kekuatan tersebut.

-reveriers-

Seorang pemuda berwajah oriental duduk di kursi seraya memetik gitar dan menyanyikan sebuah tembang klasik dari negeri barat di dunianya:

Dream, dream, dream, dream~
When I want you, in my arms
When I want you, and all your charm
Whenever I want you, all I have to do … is dream

Dream, dream, dream~
When I feel blue, in the night
And I want you, to hold me tight
Whenever I want you, all I have to do … is dream

I can make you mine, taste your lips of wine,
anytime, night or day
Only trouble is, gee whiz, I’m dreamin’ my life away~~

(All I Have to Do is Dream, oleh Everly Brothers)

Minggu, 14 Agustus 2016

[4_DOMBA] DUA MIMPI BURUK

oleh : hewan


Ringkasan cerita sebelumnya:


Dalam hati beberapa reverier, mereka bukannya tak percaya pada ucapan Zainurma. Mereka sempat melihat sendiri tadi, sekilas saja, tampak di kejauhan sosok patung yang wujudnya begitu mengerikan. Ah, bukan … yang paling mengerikan bukanlah wujud dari patung itu. Yang paling mengerikan adalah saat mereka menatap sekilas ke arah patung itu, mereka langsung merasa jiwa mereka tertekan teramat kuat. Mereka dihadapkan pada keberadaan yang begitu tinggi sehingga nalar mereka seolah bisa saja hancur seketika hanya sekadar menatap wujud keberadaan itu.

Semua akan mengingat tentang patung itu …

Sang Kehendak.

Sementara itu, terjadi perubahan drastis di semesta asal para reverier. Bangunan, jalanan, atau apapun yang tadinya menjadi lokasi Bingkai Mimpi mereka, semuanya kini menghitam. Begitu kelam, tak terasa memancarkan hawa kehidupan sedikit pun. Tampak begitu kontras dengan tempat lain di sekitarnya yang masih hidup dan berwarna. Orang-orang yang tadinya ada di sana kini menghilang. Semua berpindah secara ajaib ke Alam Mimpi sebagai Bingkai Mimpi. Yang tersisa dari tempat-tempat itu hanyalah warna hitam yang lebih kelam dari kegelapan itu sendiri.

Penduduk di tiap semesta itu panik luar biasa atas kejadian aneh tersebut. Dan entah apa reaksi mereka jika ada yang mengatakan “Semua ini barulah awal.”

-reveriers-

Di suatu wilayah Alam Mimpi, lansekap abstrak yang tadinya selalu berdistorsi dan berganti-ganti rupa kini telah ditempati oleh bongkahan yang teramat besar, menjadi sebuah wilayah konkret. Satu semesta—yang merupakan asal dari salah satu reverier—telah berpindah ke sana. 

Sabtu, 13 Februari 2016

[KATALOG KARAKTER] ONEIROS | SI JUBAH UNGU

 

/1/ DATA KARAKTER
Nama Lengkap
:
Oneiros
Panggilan/Julukan
:
Si Jubah Ungu
Profesi/Tipe Petarung
:
Penggembala Domba Hitam
Jenis Kelamin
:
Laki-laki
Usia
:
Tampak seperti bocah berumur 8 tahun
Ras/Suku
:
Makhluk Mimpi

/2/ KARAKTERISASI
Kecenderungan Etika
:
Lawful
Kecenderungan Moral
:
Neutral
Tipe Umum
:
Lawful-Neutral (Judge)
Sifat yang Menonjol
:
Tenang, tidak banyak bicara, selalu menjaga dombanya dengan baik, sangat cemas dan bersedih bila ada satu saja dombanya yang hilang atau tersesat
Hal yang Disukai
:
Mimpi, domba hitam, warna ungu, kentang, keheningan, pekerjaanya
Hal yang Dibenci
:
Kuda, serigala, warna cerah, cahaya menyilaukan
Contoh Gaya Bicara
:
"…"
"Apa kau melihat dombaku?"
"Aku hanya melakukan pekerjaanku.."