Tampilkan postingan dengan label Sang Kehendak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sang Kehendak. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2016

[5_DOMBA] KUNJUNGAN MUSEUM


oleh : hewan


Ringkasan cerita sebelumnya:


Para reverier dihadapkan pada kenyataan memuakkan, yaitu semesta asal mereka jadi taruhan dalam setiap pertarungan di Alam Mimpi. Dan dari 32 reverier yang tersisa untuk bertempur di babak kedua, setengahnya akan tersingkir. Itu berarti akan ada 16 semesta yang terserap ke Alam Mimpi pada akhir babak tersebut atas kuasa Sang Kehendak. Semesta itu akan lenyap dari asalnya, berganti menjadi wilayah mimpi yang terdistorsi di Alam Mimpi.

Pernah Zainurma mengatakan pada mereka untuk bertahan dan terus menang, serta bertambah kuat. Kalau ada harapan untuk impian diri mereka dan impian semesta mereka, maka itu hanya bisa diraih dengan kekuatan tersebut.

-reveriers-

Seorang pemuda berwajah oriental duduk di kursi seraya memetik gitar dan menyanyikan sebuah tembang klasik dari negeri barat di dunianya:

Dream, dream, dream, dream~
When I want you, in my arms
When I want you, and all your charm
Whenever I want you, all I have to do … is dream

Dream, dream, dream~
When I feel blue, in the night
And I want you, to hold me tight
Whenever I want you, all I have to do … is dream

I can make you mine, taste your lips of wine,
anytime, night or day
Only trouble is, gee whiz, I’m dreamin’ my life away~~

(All I Have to Do is Dream, oleh Everly Brothers)

Sabtu, 25 Juni 2016

[3_DOMBA] KONFLIK DAN KEINGINAN


oleh : hewan


Ringkasan cerita sebelumnya:


Zainurma bangkit. Dia merapikan lagi setelan jasnya yang berantakan lalu menyisiri rambutnya kembali hingga klimis kemudian kacamata semi-gelapnya pun sudah tersemat kembali di wajah.

“OK, langsung saja. Apakah Kau tidak bosan menggunakan cara biasa untuk mengumpulkan karya-karya seni?” seru Zainurma. “Setidaknya berilah aku, sebagai Kurator Museum Semesta ini, kesempatan untuk menawarkan yang lebih baik.

“Daripada mengumpulkan jutaan karya seni kelas A, B, dan C, bukankah menurut-Mu lebih bagus mengumpulkan ratusan saja, namun kelasnya adalah S dan SS? Aku menawarkan karya seni yang tercipta melalui tetesan darah, keringat, dan air mata, oleh mereka-mereka yang terbaik di semesta masing-masing. Aku menawarkan MAHAKARYA!”

Seringai percaya diri Zainurma menutup pembicaraannya itu.

Setelah momen itu, sejumlah petarung tangguh dari segala penjuru semesta akan mengalami mimpi yang sangat aneh.

Mereka telah ditandai.

Mereka semua akan dipanggil ke Alam Mimpi.

Mereka adalah Reverier yang akan saling bertarung untuk menciptakan Mahakarya.

-reveriers-

Kerutan di kepala bantal Ratu Huban tampak lebih ekspresif dari biasanya. Sayangnya, itu bukanlah keceriaan seperti yang selalu dia tunjukkan. Ratu Huban merengut.

“Hiks, udah capek-capek kutandai ayam dan tokek air … mereka malah WO! Dasar reverier pemberi mimpi palsu! Lalu si gadis payung hijau yang lucu, serta gadis permen karet, karena mereka imut sepertiku jadinya kutandai juga~ tapi ternyata sama saja! Huh! Sebal!!”

Ratu Huban pundung sendiri. Dia berjongkok di sana, awan hitam kecil seolah bertengger di atas kepalanya. Ah, bukan seolah. Itu memang awan hitam dan …

“Gyaaaa! Hujan!!”

Jumat, 13 Mei 2016

[2_DOMBA] BINGKAI MIMPI

oleh : hewan


Ringkasan cerita sebelumnya:

Museum Semesta akan aktif sebentar lagi, Pameran Raya segera tiba. Untuk menyelenggarakan itu, Sang Kehendak membutuhkan “karya-karya seni” baru yang akan didatangkannya dari segala penjuru semesta melalui perantara Alam Mimpi. Bagaimanapun, Zainurma melihat itu sebagai peluang baginya untuk terbebas dari belenggu Sang Kehendak. Dia pun membujuk Ratu Huban si penjelajah mimpi.

“Bukan berarti kita tak bisa berbuat apa-apa,” tutur Zainurma, tersenyum licik.

“Maksud Paman?” balas Ratu Huban.

Kaki kanan Zainurma menginjak-injak tanah Alam Mimpi, memberi kode. “Artefak brengsek itu tidak tahu potensi sesungguhnya dari Alam Mimpi. Dan Huban … bagaimana kalau kita jalan-jalan sejenak?”

Maka rencana Zainurma sang Kurator dimulai sudah.

Sabtu, 13 Februari 2016

[KATALOG KARAKTER] SANG KEHENDAK


/1/ DATA KARAKTER
Nama
:
Sang Kehendak
Keterangan
:
Artefak Misterius

/2/ KARAKTERISASI
Kecenderungan Etika
:
Neutral
Kecenderungan Moral
:
Neutral
Tipe Umum
:
True Neutral (Undecided)
Kepribadian
:
Sang Kehendak tidak berkata-kata. Bagaimanapun, menurut kabar yang beredar, Zainurma dapat menafsirkan keinginan Sang Kehendak

/3/ PENAMPILAN
Ukuran
:
Tinggi ±50 meter
Diameter ±35 meter
Berat
:
tidak terdata
Deskripsi Fisik
:
Sebuah patung batu berukuran gigantik, berbentuk otak yang disangga oleh tumpukan manusia yang dirantai